Kesolidaritasan Semut

Kesolidaritasan Semut



              Suatu hari disebuah kampung semut terdapatlah para semut yang semakin bertambahnya waktu semakin banyak sehingga sarang semut yang dulunya begitu megah kini akhirnya menjadi sempit dan memungkingkan harus adanya renovasi rumah tersebut jika tidak maka perlahan satu persatu semut itu mengalami kematian. sehingga ratu dalam kampung tersebut memerintahkan ketua semut untuk memerintahkan masyarakatnya untuk membangun sarang yang baru,

         "wahai ketua semut kemarilah...."

ujar sang ratu semut dan ketua semutpun menghampiri sang ratu

         "iya wahai ratu ada apa engkau memanggilku??"

sang ratu semutpun menjawabnya

          "Seiring berjalannya waktu semakin banyak juga dari kita terlahir semut yang baru sehingga sarang                  kita pun semakin sempit apakah engkau tak merasakannya??"

sang ketua berfikir dan dengan sepontan menjawabnya

         "Iya sang ratu akupun merasakan demikian"

sang ratu melanjutkan pembicaraanya

        "Aku tak ingin diantara dari kami satu persatu mati dan kita harus merenovasi sarang kita menjadi yang l          lebih besar lagi, sekarang kamu ketua aku amanatkan kamu untuk mengumpulkan masyarakatmu dan            perintahkan mereka untuk membangun sarang istana kita yang lebih baru"

si ketua pun dengan lantangnya dan siap bertanggung jawab atas perintah sang ratu.

        "Siap laksanakan wahai ratuku"

dan ketuapun meninggalkan ratu dan kembali ke kumpulan para semut yang sedang asiknya bermain
setelah beberapa menit kemudian datanglah ketua ditempat mereka berkumpul

       "priiiiiiitttttttt priiiiipiiiiiiiittttttt............."
       "kumpul semuanya kumpul ada kabar penting untuk kalian semua"

sang katua membunyikan pluit dengan lantang dan memerintahkan masyarakatnya.
semut dan semutpun berlari kearah sumber suara tersebut dengan sigap karna seekor semut merupakan mahluk yang sangat disiplin dan merekapun berlarian meskipun tidak teratur diantara mereka tapi setiap berpaspasan mereka selalu saling menyapa hingga akhirnya para semutpun berbaris dengan teratur dan mendengarkan perintah sang ketua

        "wahai masyarakatku aku telah di panggil sang ratu dan sang ratu berkata padaku sarng kita semakin              berjalannya waktu semakin sempit juga karena bertambahnya anggota kita setiap musimnya maka dari          itu sang ratu memerintahkan aku untuk mengkordinir kalian semua untuk membangun sarang istana kita          lagi yang lebih besar.., apa kalian semua setuju wahai rakyatku??"

ujar sang ketua semut dan dengan lantangnya para rakyat semut tak berfikir panjang

         "kami sangat setuju setuju setuju"

jawab rakyat semut dengan serempak dan mereka pun selalu mengatakan kata setuju berulang ulang

          "setuju see...tuuu...juu... setuju se tu ju....."



to be continued...

Previous
Next Post »
Thanks for your comment